Minggu, 28 Oktober 2012

yoga


PENGERTIAN RUANG LINGKUP DAN TUJUAN YOGA
Pendahuluan
Yoga merupakan jalan utama dari berbagai jalan untuk Pikiran dan Badan besar agar selalu dalam keadaan seimbang dan tidak mudah terserang penyakit . Sebab di jaman globalisasi ini kita sering bekerja, melebihi kemampuan Pikirannya (rohani), untuk berfikir dan melebihi kemampuan badan (jasmani) untuk melakukan pekerjaan. Hal ini terjadi tidak saja terjadi di perkotaan, tetapi sampai kepelosok desa yang terpencil. Sehingga kita mudah terserang penyakit pikiran dan jasmani.penyakit  pikiran seperti,kesedihan,despresi,malas,emosi,anarkis,stress,yang di sebut dengan”Rohani”dan akhirnya berakibatkepada penyakit Badan yang sering di sebut dengan “jasmani”,lemas ,panas dingin,meriang,kesemutan,struk.ketika rohani dan jasmani terserang penyakit,maka aktivas manusia manusia secara individu akan terganggu serta dapat berhenti secara permanen.salah satu upaya mengatasinya adalah dengan cara melakukan Yoga.di samping penyakit yang disebabkan oleh diri sendiri ,terdapat pula penyakit yang bersumber dari pembawaan hidup,sebagai manusia,Kelelap di dalamlautan sengsara (proses lahir) mati yang sangat dalam;penyakit ,usia tua ,dan kesedihan merupakan awal dari munculnya penyakit;namun pada umumnya tidak ada yang sadar akan hal itu.

PENGERTIAN YOGA
   Secara etimologi kata Yoga berasal dari yud,yang artinya menggabungkan atau hubungan ,yakni hubungan yang harmonis dengan obyek yoga. Dalam patanjali Yogasutra,yang di kutip oleh Tim Fia (2006:6),menguraikan bahwa; “yogas citta vrtti”,Artinya ,mengendalikan gerak-gerik pikiran, atau cara untuk mengendalikan tingkah polah pikiran yang cendrung liar, bias, dan lekat terpesona oleh aneka ragam obyek ( yang dihayalkan ) memberi nikmat. Obyek keinginan yang dipikirkan memberi rasa nikmat itu lebih sering kita pandang Ada diluar diri. Maka k,ita selalu mencari. Bagi shang yoging in ilah pangkal kemalangan manusia. Selanjutnya Peter Rendel ( 1979: 14 ), menguraikan bahwa: “ kata yoga dalam kenyataan berarti kesatuan yang kemudian didalam, bahasa inggris disebut “ Yoke”. Kata “Yogum” dalam bahasa latinyan berasal dari kata yoga yang disebut denga” Chongual.
            Untuk pelaksanaan yoga, agama banyak memberika pilihan dan petunjuk – petunjuk pelaksanaan yoga yang baik dan benar untuk menun tun umatnya agar selalu dalam keadaan umatnya sehat dan rohani. Disamping petunjuk agama –agama, danberkembang dimasyarakat harus dipakai sebagai pedoman, pelaksanaan yoga yang selalu exsis disepanjang zaman.
            Dari uraian tersebut diatas antara pendapat satu dengan yang lain terdapat pengertian yang singkat dan terdapat pula penguraian pengertian yaqng panjang. Jadi antara pengertian yang satu dengan yang lainya saling melengkapi, sehingga dapat disimpulkan sebagai berikut:
1.      Kata” Yoga” berasal dari bahasa sansekerta yaitu” Yuj”, kemudian berkembang menjadi bahasa inggris” Yoke”, bahasa latin” Yogum” dan juga disebut Cancujal”, yang artinya mengendalikan pangkal penyebab kemalangan manusia yang dapat mempengaruhi” pikiran dan badan, atau rohani dan jasmani”.
2.      Yoga adalah suatu sistem yang sistematis untuk melakukan rohani untuk memcapai ketenangan batin dan melakuakan latihan fisik untuk mencapai kesehatan fisik, sehinggah yoga dapat dikatakan sebagai latiahan secara jasmani dan rohani secara konstinyu untuk mencapai kesehatan jasmani dan rohani. Disebut dengan “ Jiwan mukti”. Untuk menyatukan “ badan” dengan”alam”, dan menyatukan “ pikiran, yang disebut juga jiwa” dengan “ Roh” yang disebut Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga disbujt dengan “Moksah”.
Setelah memperoleh pengertian tentang Yoga, maka yang perlu diperhatikan adalah gerak pikiran, yang paling liar dang paling sulit untuk dikendalikan. Agar terfokus dalam pelaksanaan yoga yang baik. Bagaimana pikiran itu dinyatakan sebagai pikiran yang baik.

RUANG LINGKUP AJARAN YOGA
            Di Indonesi, khusunya di Bali dikenal dengan istilah “ Catur Marga Yoga”. Seperti yang ditulis oleh Tim Penyusun Pendidikan Agama Hindu ( 1994: 78 – 93 ), yaitu “ Kata Bhakti Marga Yoga”, sebenarnya adalah perpaduan antara Bhakti dan Bhakti Yoga.
-           Kata Bhakti berasal dari menyalurka atau mencurahkan, cinta yang telus dan luhur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kesetiaan kepada-Nya, pelayanan, perhatian yang sungguh – sungguh untuk memujanya. Kata Marga berarti jalan atau usaha dan kegiatan, sedang yoga berarti menghubunmgkan diri dengan tuhan yang maha Esa.
-           Karama Marga Yoga, merupakan etos kerja atau budaya kerja bagi umat hindu didalam usaha memujutkan kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin.
-          Jnana Marga Yoga, adalah jalan untuk menghubungkan diri dengan tuhan yang Maha Esa untuk mencapai kebahagiaan sejati melalui pengetahuan. Pengetahuan ini ditekankan pada pengetahuan spiritual, yakni yang dapat membebaskan umat manusia dari belenggu penderitaan, lahir dan kematian.
-                      Raja Marga Yoga, kata Raja berarti memimpin,yang tertinggi atau terkemuka,. Kata Marga artinya jalan yang tertinggi, sedang Raja Marga Yoga, berarti jalan atau usaha untuk menghubungkan diri dengan Tuhan Yang maha Esa melalui jalan yoga yang tertinggi
Lebih lanjut yang dimaksud dengan Astanga Yoga adalahdelapan tahapan yoga. Kedelapan yoga ini satu dengan yang lainnya saling terkait. Mengabaikan salah satu komponen penting tahapan ini berarti menghancur sistem yoga dan itu berarti gagal, maka dalam lontar tattwa jnana disebut prayogasandhi. Delapan yoga yang dimaksud:
1.      Yama adalah pengekangan diri yang mesti senantiasa dilaksanakan, dengan dasar moral yoga yaitu untuk dapat ekagra.’ Memusatkan pikiran  secara benar dan baik, lalu mencapai nirudha, keadaan yang tenang sentosa. Orang pertama – tama dianjurkan untuk menaati brata yoga disiplin yoga.yama brata yakni lima jenis disiplin utama yang disebut mahavrata janji agung. Ahimansatteya brahmacaryaparigraha yainah, artinya dijabarkan sebagai berikut ;

a.       Ahimsa ialah tidak bersikap dan berlaku kasar kepada sesamapun kepada mahluk lain, baik melalui pikiran, ucapan, maupun tindakan.
b.      Satya ialah bersikap dan berprilaku bijak. Behar pada pikiran, setia pada ucapan, dan jujur pada perbuatan.
c.       Asteya yaitu tidak mencuri atau menginginkan milik orang lain.
d.      Brahmacarya yaitu bersikap dan berlaku terkendali, mengendalikan nafsu asmara.
e.       Aparigraha yaitu hidup sederhana dan tidak serakah. Dapat menerima kenyataan hidup apa adanya, hanya menerima yang sungguh – sungguh diperlukan.

2.      Nyama adalah janji diri yang dapat dipandang sebagai pengkokoh yama.nyama dapat dilaksanakan secara tidak tetap tergantung situasi dan kondisi. Nyama brata yakni lima disiplin penunjang untuk mengukuhkan yama brata. Sauca santosa tapah svadyay, vara pranidhanani niyamah,; artinya diterangkan sebagai berikut:
a.       Sauca ialah berusaha menjaga kebersihan dan kesucian diri, baik lahir maupun batin. Termaksud didalamnya kebersihan lingkungan, dapat dilakukan dengan tirtayatra, mandi suci dan mendatangi tempat cuci untuk memohon siraman rohani.
b.      Sentosa adalah berusaha menjaga kesetabilan emosi selalu tenang, arif, dan damai, tidak resah menhadapi masalah hidup.
c.       Tapa adalah berusaha untuk tahan uji. Melenyapkan ketidak sempurnaan diri dengan melakukan tapa. Pantang menyerah. Berpegang teguh pada darma.
d.      Swadhvava yaitu berusaha belajar mandiri tekun mempelajari kitab suci.
e.       Isvarapranidhana selalu berusaha memusatkan pikiran dan bhakti kepada Tuhan

3.      Asana adalah sikap duduk yang sempurna mrnurut sistem yoga. Maksudnya orang akan mampu duduk dengan benar dan baik bilamana keadaan fisiknya sehat dan sempurna oleh karena itu para peminat yoga pertama – tama hendaknya membina kebugaran fisik. Melalui olah raga yoga yang biasa disebut yoga asana. Ada berbagai macam gerakan yoga.
Berbagai variasi asana itu dapat dikelompokan dalam posisi:

a.       Duduk



b.      Berdiri termaksud didalamnya posisi terbalik

 


c.       Terlentang

Orang dapat memilih variasi asana disesuaikan dengan keadaan fisik peminaty yoga, tidak diperkenankan memaksa diri,
4.      Pranayama adalah latihan pernafasan menurut sistim yoga. Pranayama terdiri atas

a.       Puraka (menarik nafas)
b.      Kumbhaka (menahan nafas)
c.       Recaka (mengeluarkan nafas)

5.      Prathyahara adalah penarikan diri, menarik indra dan obyek

6.      Dharana adalah tindakan memegang, membawa, menguasai, memiliki. Setelah indra ditarik dari obyeknya dari pengawasan manah pikiran maka langkah lebih lanjut adalah memegang atau menguasai indra – indra itu adalah menguasai obyek pikiran meditasi. Pemusatan pikiran dapat dilakukan dengan pemusatan cakra (simpul daya batin). Patanjali mengajarkan cakra dharana tiga cara:

a.       Menguasai indra – indra agar terkonsentrasi pada satu obyek saja.
b.      Menentramkan gerak gerik pikiran dengan watak lemah lembut, penuh kasi sayang, ceria, dan tenang, baik dalam keadaan suka atau duka
c.       Indra pada nafas yang keluar masuk tubuh.

7.      Dhyana yang artinya meditasi, refleksi, pemusatan pikiran.

8.      Samadhi yang berasal dari urat kata sam dan dhi. Sam artinya kumpulan persamaan, gundudukan, timbunan, sedangkan dhi artinya fikiran, ide – ide, budi.secara etomiolagi samhadi artinya pemusatan atau pengumpilan pemikiran yang ditujukan kepada satu obyek tertentu. Dalam kontek yoga obyek sasaranya adalah Tuhan ( Hyang Widhi).
TUJUAN PELAKSANAAN YOGA
Tujuan yoga ini adalah menurut (Peter Rendel, 1979:7),” perluasaan kesadaran manusia sampai sebegitu jauh sehingga bisa dipersamakan dengan kesadaran alam semesta. Hal ini harus dicapai dengan realisasi prinsip – prinsip spirituil dalam tubuh kita,’ ada prinsip fisik dan mental dan yang sebenarnya merupakan kepribadian diri kita sendiriyang abadi dan benar. Untuk mencapai hal itu harus memiliki esensi dalam sistem tubuh itu sendiri yang dinamakan dengan cakra.  Cakra adalah pusat – pusat tenaga vital dalam berbagai tingkatan pengalaman atau kesadaran yang terdapat  didalam tubuh manusia.
            Pada umumnya orang yang tekun melaksakan yoga adalah orang – orang suci, untuk mengendalikan sifat rajas dan tamas agar dikuasai oleh satwam, seperti dijelaskan dalam swetaswatara Upanisad Adhyaya ke (1). 3-4 (Sugiarto dan Pudja, 1982 : 13).’” Te kalatma yoganugata apasyan dewatma swa gunair yah karanani nikhilani tani kalatma yuktany adhitis-thaty ekah,”  ‘ orang – orang suci yang tekun melaksanakan dan dapat membangun kemanpuan spiritualnya dan mampu menyadari bahwa dirinya adalah bagian dari Tuhan Yang Maha Esa.’ Kemampuan tersebut tersimpan didalam sifat – sifat  guna-Nya sendiri
            Tujuan yoga sesungguhnya adalah untuk membakar iblis,  kekuatan jahat yang mempengaruhi kehidupan manusia yang terdapat disepanjang jalan.  Untuk membakar kekuatan iblis tyersebut dengan menyatukan atman dengan brahman, seperti dijelaskan dalam yajur weda samhita prathamodyayah (1): 6-7 menguraikan bahwa. Kastva yunakti sa tva yunakti kasmai tva yunakti tasmi karmane vam vesaya vam,pratyustam raksah pratyusta arattayo nistaptam rakso nistapa aratayah, urvannatariksamanvemi.’ Siapa itu yang menyatukan enkau ? dia menyatukan engkau?  Untuk apa dia menyatukan engkau? Engkau berdua untuk berkerja, engkau berdua untuk menyelesaikannya.
            Tujuan yoga adalah memohon agar tuhan yang memiliki kemahakuasaan yang besar dapat menjaga para yogin dari semua yang membahayakan. Didalam Bhagawaghita II Sloka 48, 53 (Pendit, 1986: 50-53). Menguraikan yagastah kuru karmani angam tyakva dhananjaya siddhyasiddhyoh samo bhuva samatvam yoga ucyate, budhi yukto jahati ‘ ha ubhe sukrite tasmad yogaya yujyasva karmasu kausalam, pusatkan pikiranmu pada kesucian bekerjalah tanpa menghiraukan  pahala, dananjaya tegaklah pada sukses maupun kegagalan sebab keseimbangan adalah jiwa yoga, orang yang bersatu dengan budi suci bersikap bebas baik dan keji oleh karenanya, laksanakanlah yoga sebab yogalah yang maha tahu dalam kerja.

Beda Antara Astanga Yoga dan Iyengar Yoga

Astanga yoga dan Iyengar yoga adalah dua jenis latihan yoga yang cukup populer pada saat ini. Namun ada beberapa orang yang tidak terlalu bisa membedakan antara satu jenis dengan jenis yang lain. Untuk itulah, artikel ini berusaha memberikan beberapa perbedaan mendasar dari kedua aliran latihan ini. Mari kita mulai dengan Astanga.
Astanga adalah bentuk latihan yang bersifat energic yang dikembangkan oleh K Pattabhi Jois. Aliran ini dikenal dengan pengembangan fisik yang kuat terutama pada bagian lengan. Sementara itu Iyengar juga sebenarnya merupakan aliran latihan yoga yang bersifat fisik. Namun penekanannya lebih kepada peregangan dan penguatan otot.
Ada 4 macam hal atau aspek yang bisa dilihat dari Astanga dan Iyengar yoga. Aspek tersebut mencakupi stamina aerobik, fleksibilitas, ketenangan pikiran, dan cedera. Mari kita lihat faktor-faktor ini lebih jauh.
1. Stamina aerobik
Pada aliran Astanga, latihan biasanya dimulai dengan melakukan Sun Salutation yang berguna untuk memanaskan tubuh dan menstimulasi keringat. Hal ini dapat memberikan efek pemurnian pada tubuh. Setelah itu, latihan dilakukan dengan berbagai macam gerakan untuk meningkatkan detak jantung.
Pada aliran Iyengar, latihan yang dilakukan mirip dengan Astanga. Namun porsi dan gerakannya lebih sederhana. Sehingga efek fisiknya bisa dikatakan lebih kurang dan detak jantung juga tidak akan secepat aliran Astanga.
Bolehkan Anak-Anak Latihan Yoga ?
Apakah yoga baik untuk anak-anak? Mungkin pertanyaan tersebut sering muncul di benak kita sebagai orang tua. Menurut hasil penelitian, yoga boleh dipraktikan oleh anak-anak terutama anak-anak yang berusia lebih dari 7 tahun. Bahkan yoga sangat baik untuk perkembangan fisik dan mental anak. Latihan yoga pada anak-anak bisa menyebabkan efek rileks dan menenangkan bagi sisi psikologis anak. Selain memberikan efek rileks dan menenangkan mental, yoga pada anak-anak juga bisa membantu mereka untuk mengurangi obesitas, meningkatkan konsentrasi, dan bisa mengolah kesehatan sendiri seperti mengurangi sakit kepala dan iritasi terhadap benda atau sebab tertentu.
Latihan Yoga sangat bermanfaat bagi anak-anak penyandang cacat mental dan fisik. Oleh karena itu kita sebagai orang tua perlumemberikancontoh gerakan-gerakan yoga yang bisa dijadikan sebagai alternative gerakan latihan fisik bagi anak. Apa saja gerakan yoga yang cocok untuk anak-anak?

TEKS PUJA YOGA

1.      GAYATRI MANTRAM

OM BHUR BHUVAH SVAH
TAT SAVITUR VARENYAM
BHARGO  DEVASYA DHIMAHI
DHIYO YO NAH PRACODAYAT

2.      TEKS MRTYUNJAYA MANTRAM

OM ASATO MA SAD GAMAYA
TAMASO MA JYOTIR GAMAYA
MRTYOR MA AMRTHAM GAMAYA

3.      MAHA MRTYUNJAYA MANTRAM

OM TRYAMBHAKAM YAJAMAHE
SUGANDHIM PUSTI VARDHANAM
URVARUKAMIVA BHANDHANAT
MRTYOR MUKSIYA MAMRTAT

 

Jumat, 26 Oktober 2012

sejarah agama hindu sebelum kemerdekaan


                SEJARAH AGAMA HINDU
A.Pendahuluan
            Sejarah membuktikan bahwa Agama Hindu merupakan agama yang tertua di dunia. Agama Hindu juga dapat menyebar hampir ke seluruh dunia, seperti Amerika Serikat, Mexico, California,Australia, Mesir, Asia termasuk di indonesia. Perkembangan Agama Hindu di dunia berawal dari lembah sungai SUCI Sindhu di India.Agama Hindu muncul merupakan percampuran Bangsa Arya dengan bangsa Dravida.Bangsa Arya merupakan keturunan bangsa Indo Jerman  yang berkulit putih, hidung mancung dan berambut pirang.Sedangkan Bangsa Dravida adalah enduduk asli suku india, dengan ciri-ciri berkulit hitam, hidung pesek dan rambut kriting. Bukti-bukti sejarah peninggalan hindu yang menyebar di beberapa negara seperti: Dimesir ada piramida dan spinx, Di mexico ada tarian Rama dan sinta, Di australia ada tarian Ciwa Dance atau tarian dewa siwa yang di bawakan oleh  suku aborigin.
B. Sejarah Agama Hindu di Indonesia
       Agama Hindu berasal dari India.Berdasarkan penelitian usia kitab-kitab weda, para ahli sampi pada kesipulan bahwa agama hindu telah tumbuh dan berkembang sekitar 6.000 tahun sebelum masehi. Sebagai Agama tertua di dunia, Agama Hindu kemudian berkembang ke berbagai wilayah di dunia,termasuk di asia tenggara dan sampai di Indonesia.
       Agama Hindu mulai berkembang di Indonesia pada abad ke-4m. Hal ini di buktikan dengan di temukannya prasasti di daerah Kutai,Kalimantan Timur. Ajaran Agama hindu di bawa oleh kaum Brahmana besama Kaum pedagang. Seorang brahmana yang terkenal  Berjasa mengajarkan Agama Hindu adalah Mahar Rsi Agastya. Beliau sanggat di hormati dan di kagumi, Sehingga berbagai julukan di berikan sebagai tanda penghormatan,di antaranya agastya yatra, artinya perjalanan suci rsi agastya yatra
 Proses masuknya Agama Hindu sampai ke Indonesia melalui beberapa  tahapan, yaitu:
1.      Pada abad ke-1m diperkirakan ajaran-ajaran Agama Hindu sudah masuk ke Indonesia, tepatnya sekitar tahun 78 masehi dengan datangnya prabhu Aji Saka.Atas kedatangan bliau di indonesia, umat hindu memperingatinya sebagai tahun baru saka yang di laksanakan tepatnya pada hari Raya Nyepi.
2.      Pada tahap yang ke dua, Agama Hindu masuk ke Indonesia dan di sempurnakan oleh seorang Rsi yang bernama Rsi Agastya, beliau lalu mengajarkan tata cara menganut suatu agama yang di ajarkan dalam Agama Hindu.Disamping  itu pula untuk menghormati jasa-jasa bliau atas keberhasilanya dalam menyebarkan Agama Hindu sampai ke Indonesia maka bliau juga di beri beberapa gelar yaitu sebagai berikut:
a.       .Agastya yatra, artinya perjalanan suci Rsi Agastya sampai ke Indonesia    untuk  menyebarkan agama tanpa pamrih.
b.       pitra sagara,artinya karena keberhasilan beliau mengarumi samudra yang      sangat luas dalam waktu yang sangat lama.
c.       Bhatara guru artinya seorang Rsi Agstya memberikan ajaran-ajaran kesucan sebagai pedoman dasar ajaran-ajaran agama hindu.
3.  Pada tahap ketiga, masuknya agama hindu sampai keindonesia dibawa oleh 3 golongan atau kelompok , yaitu sbb:
a.        golongan brahmana yang bertugas untuk mengajarkan ajaran-ajaran weda        dan pelaksanaan upacara Yadnya.
b.      golongan ksatria , yaitu yang bertugas sebagai panglima perang atau    menata sistem ilmu kepemimpinan dalam ajaran hindu.
c.        golongan wesya, yaitu golongan masyarakat Hindu  yang bertugas dalam mengatur segala perekonomian untuk menjaga kemakmuran masyarakatnya.
                     Dari tahap ketiga ini lah muncul kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia yang samppai saat ini masih dapat kita temui hasil- hasil peningalannya.
B. Kerajaan Hindu di Indonesia
       1. Kerajaan Kutai
                    Kerajaan kutai terletak di kalimantan timur ,tepatnya di hulu sungai maha kam .Bukti berdirinya kerajaan kutai yaitu Yupa. Yupa adalah tiang batu yang berisi tulisan pallawa dengan bahasa sansekerta.Tiang batu tersebut di gunakan untuk mengikat hewan kurban yang di pakai persembahaan oleh rakyat ke pada para dewa.Raja yang paling terkenal adalah Mulawarman anak dari Aswawarman dan cucu dari Kudungga.Agama yang di anut adalah agama Hindu [Siwa] hal itu terdapat dalam salah satu dari tujuh buah yupa yang menyebutkan  ” Waprakeswara”.menurut para ahli Waprakeswara mengandung arti sebuah lapangan yang luas sebagai tempat pemujaan terhadap dewa siwa.Sehingga sudah dapat di pastikan masyarakat kutai memeluk Agama Hindu [Siwa] dengan alasan SSB:
1.      Besarnya pengaruh kerajaan pallawa yang beragama siwa menyebabkan agama siwa terkenal di kutai.
2.      Peranan kaum brahmana dalam agama siwa terutama mengenai upacara agama.
 Puncak kejayaan kerajaan Kutai dapat di lihat:
a.       Pada sebuah yupa di terangkan bahwa raja mulawarman adalah raja yang mulia dan terkenal yang telah memberikan sedekah 20.000 ekor sapi kepada para brahmana di tanah suci Waprakeswara. Berdasarkan keterangan itu, di duga kutai merupakan kerajaan yang cukup kaya dan makmur.
b.      Setiap tahun mengadakan upacara sedekah di Waprakeswara.
c.       Pembagian hadiah dengan adil kepada para brahmana berupa Mas, Timah, dan Ternak.
Peninggalan-peniggalan kerajaan kutai yaitu: 7 buah Yupa yang   bertulisan huruf pallawa dengan bahasa sansekerta, ketujuh yupa itu tidak ada penjelasan masing-masing dari nama yupa itu.
     Secara tertulis maupun dari para ahli sejarah belum di temukan pemjelasan tentang sebab-sebab runtuhnya kerajaan kutai, namun di perkirakan setelah berahirnya Raja Mulawarman tidak ada penganti yang handal untuk meneruskan program-program pemerintahan.       
2.Kerajaan Tarumanegara.
     Kerajaan Tarumanegara terletak di wilayah Jawa Barat. Wilayah kekuasaan Tarumanegara  meliputi Banten, Jakarta, dan cirebon, sehingga dapat di tafsirkan pada masa pemerintahan raja Purnawarman hampir menguasai seluruh wilayah Jawa Barat. Sumber-sumber yang membuktikan keberadaan kerajaan Tarumanegara adalah dari berita Cina dan prasasti. Mengenai prasasti yang menguraikan tentang Kerajaan Tarumanegara ada sebanyak tujuh buah Prasasti. Pada prasasti Ciaruteun/ Batu tulis memuat tentang nama kerajaan Tarumanegara denggan Rajanya Purnawarman.
     Kerajaan Tarumanegara mencapai masa keemasanya saat di pimoin oleh Raja purnawarman. Hal ini di nyatakan dalam prasasti Ciaruteun. Dalam prasasti ini purnawarman, di gambarkan sebagai raja yang Arif bijaksana. Dalam prasasti ini, punawarman mampu memimpin kerajaan sangat baik, sesuai  denggan konsep kepemimpinan di antaranya:
1.  Sad Warnaning Rajanit
2.  Catur Kotamaning Nrpati
 3.  Tri Upaya Sandi
 4.  Panca Upaya Sandi
 5.  Astabrata
     Pada abad Ke-5M, penduduk kerajaan Tarumanegara telah mampu mengusahakan pertanian, peternakan,perikanan,perburuaan binatang, pelayaran, perdaganggan, dan pertambangan. Peternakan yang di pelihara adalah lembu, terbukti degan adanya upacara menghadiahkan 1000 ekor lembu ke pada Brahmana.
     Peningalan kerajaan tarumanegara di temukan tujuh buah prasasti yaitu:
1.      Prasasti tugu ditemukan di jakarta.
2.      prasasti lebak ditemukan di banten selatan.
3.      prasasti ciaruteun  di temukan di Bogor, pingir sungai Ciaruteun dan bermuara di dekat Sungai Cisadane.
4.      Prasasti Kebun Kopi,  Di temukan di Bogor, di Kampung Cibungbulang.
5.      Prasasti Jambu atau prasasti koleangkak  ditemukan di Bogor, daerah Jambu,berjarak 30 km sebelah barat Bogor.
6.       Prasasti Muara Cianten, ditemukan di bogor, diMuara Cianten.
7.      Prasasti pasir Awi, ditemukan di Bogor, di muara cianten prasasti di keluarkan apabila ada pristiwa penting.
8.      prasasti kerajaan Tarumanegara di tulis dengan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta. Bentuknya Syair, dengan corak pikiran Raja adalah Corak Agama Hindu.
     Akhir dari keberadaan Kerajaan Tarumanegara menurut sumber tidak begitu jelas. Berita Cina hanya menyebutkan bahwa utusan terakhir Tarumanegara yang datang ke negaranya, yaitu tahun 666 dan 669 M. Oleh sebab itu beberapa ahli menduga Tarumanegara runtuh pada Abad Ke-7M.Penyebabnya tidak mampu  mengaktualisasikan Ajaran Astabrata, khususnya di bidang Bayubrata dalam menjalankan Roda Kerajaan, di mana Raja tidak menelusuri secara mendalam keadaan rakyatnya.
3.Kerajaan Pajajaran
        Setelah runtuhnya kerajaan Tarumanegara, keadaan jawa Barat sepertinya terlihat vakum (tidak adanya kegiatan politik). Dengan di temukannya sebuah candi  di desa Cankuang dekat leles  yang keberadaannya samar-samar mengingat kurangnya data untuk mengungkapkanya. Sumber-sumber sejarah dari kerajaan pajajaran dapat di ketahui dari prasasti, tulisan-tulisan,  dan Kitab-kitab Cerita seperti berikut :
a.      Prasasti Rakyan Juru Pangamat (923 masehi) di temukan di daerah Bogor mengunakan bahasa Jawa Kuno isinya pengembalian kekuasaan Raja Pajajaran.
b.      Prasasti Heren, prasasti ini menyebutkan bahwa penduduk dari Kampung Heren sering merasa tidak aman karena adanya ganguan dari arah barat (musuh yang di maksud kemugkinan dari Kerajaan Pajajaran).
c.       Prasasti Asana Gede (di Kawali Ciamis) yang menyatakan tentang perpindahan pusat pemerintahan Pakwan Pajajaran keKawali .
d.      Kitap Cerita Kidung Sundayana, kitab ini menceritakan kekalahan pasukan Pajajaran diBubad (Majapahit) dan tewasnya Sri Baduga  beserta istrinya.
e.       Kitap cerita parahyangan yang menceritakan penganti Raja Sri Baduga adalah Hyang Wunisora.

 4.kerajaan Holling
           Berita Cina yang berasal dari Dinasti tang menyebutkan bahwa letak kerajaan Holling berbatasan dengan laut sebelah selatan, Tan-Hen- La di sebelah utara , Pe-Li di sebelah Timur, To Pe Teng di sebelah barat. Nama lain dari kerajaan Holling adalah  Chopo (jawa).berdasarkan berita cina di sebutkan bahwa kerajaan Holling di pimpin seorang Raja perempuan bernama Ratu Simha sangat keras tetapi sanggat adil dan bijak sana. Berdasarkan berita Cina di sebutkan bahwa kerajaan Holling  mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan seorang Raja Putri yang bernama Ratu Simha, raja ini terkenal karena keadilan dan kebijaksanaannya sehingga rakyat tunduk  dan taat ke pada  pemerintahannya, sebagai bukti pada masa itu di berikan bahwa keadilan sanggat di tegakkan tanpa memandang bulu, di mana raja sengaja menaruh sekantung mas di tengah jalan untuk menguji sebuah kejujuran rakyatnya, ternyata putra mahkota raja yang tidak sengaja menyentuhnya, sehinga putra mahkota pun  menerima hukuman yang setimpal.
         Peninggalan-peninggalan  kerajaan Holing secara fisik tidak di ketemukan, hanya ada peninggalan  berupa barita Cina seperti berita yang berasal dari dinasti tang. Setelah selesai pemerintahan Ratu Simha tidak di ketahui lagi keberadaannya kerajaan Holling  yang sebenarnya termasuk  sebab-sebab keruntuhannya.
5.Kerajaan Mataram
           Kerajaan mataram terletak di jawa tengah dengan daerah inti di sebut”. Daerah  tersebut di kelilingi oleh pegununggan dan gunung serta di aliri oleh banyak sungai dan sungai yang terbesar adadah Bagawan Solo.Menurut prasasti canggal (732 masehi) Raja sanjaya adalah pendiri  kerajaan mataram dan dinasti   sanjaya memerintah dengan saggat adil dan bijak sana sehingga kehidupan rakyatnya terjamin  dan tentram, Gemah Ripah Loh jinawi.
           Sejak Rakai pikatan berkusa, Kerajaan Mataram menjadi aman dan makmur.kerajaan mataram kuno mencapai puncak ke jayaannya pada masa kepemimpinan Raja Balitung (898-910) Di masa kekuasaannya, daerah-daerah di sebelah timur  mataram berhasil ditaklukannya. Oleh karena itu daerah kekuasaan mataram  semakin luas, yang meliputi baelen (Jawa Tengah) sampai Malang (Jawa Timur).
1.      Prasasti-prasasti yang ada hubungannya denggan kerajaan mataram antara lain:
a.        Prasasti Canggal yang di temukan di daerah Canggal, Candi yaitu:
b.       Prasasti mantyasih (907 M).
c.       Prasasti Wanua Tengah (908 M).
d.      Prasasti Nalanda .
e.       Prasasti Kayumwungan (824 M)
2.       Peninggalan-peniggalan Kerajaan mataram berupa Candi-candi , yaitu:
a.        Candi Borobudur
b.      Candi Prambanan
c.       Candi Bima
d.      Candi Mendut
e.       Candi Dieng
f.       Candi Lorojonggrang
g.       Candi Canggal
h.      Candi Plaosan
 Pada masa pemerintahan Dyah Wawa, kerajaan mataram mengalami kemunduran. Empu sendok sebagai raja penganti kemudian memindahkan pusat kerajaan mataram dari jawa Tengah ke jawa Timur dengan Ibu Kotanya Medang kamulan, di samping karena menghindari letusan gunung merapi juga karena menghindari letusan Gunung merapi juga karena menghindari serangan dari kerajaan Sriwijaya. Raja pertama dari dinasti Mataram jawa timur adalah Epu Sindok yang memerintah sampai tahun 947 M. Raja inilah yang mendirikan dinasti Ishana (isana) di jawa timur.
6.  Kerajaan Medang Kemulan
             Beberapa prasati menyebutkan bahwa kerajaan medang kemulan terletak di Jawa Timur, yaitu di muara Sungai Brantas, Ibu Kotannya bernama Ratu Mas. Kerajaan ini didirikan oleh Empu Sendok . Empu Sendok memerintah kerajaan   medang kemulan dengan gelar” Sri Isana Tungga Dewa” . Setelah empu Sendok di gantikan oleh Raja Darmawangsa dan kerajaan terus menggalami kemunduran dan kehancuran karena mendapat seranggan dari kerajaan Wura-Wari yang mendapat dukunggn dari kerajaan Sriwijaya, pada saat berlangsungnya perkawinan putrinya dengan Airlangga anak raja Udayana-Mahendradata dari Bali. Pada saat itu lah Airlangga di larikan ke hutan bersama pengikutnya yang paling setia bernama Narotama . Selama 3 tahun (1016-1019 M) Ailangga  di gembleng di Hutan Wonogiri. Antara tahun 1028-1035 masehi Raja Airlangga  berusaha berjuang untuk menggembalikan keWibawaan kerajaan dengan di taklukannya kerajaan Wura-Wari Wengker, raja putri dari  Selat (Ratu Dirah) yang terkenal dengan tokoh sakti dalam cerita Calonarang. Di akhir pemerintahan Airlangga, kerajaan Medang kemudian di pecah menjadi 2, yaitu jenggala dan kediri, hal itu di lakukan semata-mata untuk menghadiri  terjadinya perang saudara.
          Tahun 1042 Masehi masa kejayaan pemerintahan Medang Kemulan di pimpin Oleh Raja Airlanga dengan bukyi Raja Airlanga mampumengembalikan kewibawaan Kerajaan Medang Kemulan setelah Menaklukkan Kerajaan-Kerajaan, seperti Wura Wari, Wangker dan Raja putri dari selatan yang bernama Rangda Indiran.
           Peninggalan kerajaan medan kemulan diketahui adanya berupa cerita colon arang . Kerajaan medan Kemulan berakkhir karena Raja Airlangga membagi wilayah kerajaanya menjadi dua untuk menghindari perang saudara, yaitu kerajaan Janggala dan Kerajaan Kediri yang sehingga denggan sendirinya Kerajaan Medan kemulan telah lenyap.
7. kerajaan  kediri
         Kerajaan Kediri terletak di daerah kediri jawa timur, di tepi suggai brantas.Wilayah kekuasaanya meliputi daerah Kediri, Madiun  dan daerah  bagian barat kerajaan medan kemulan .      
         Kerajaan Kediri merupakan kelanjutan dari Dinasti Isana, namun untuk mencegah terjadinya perang Saudara, mpu baradah atas perintah raja Ailangga membagi kerajaan menjadi 2, yaitu Jenggala dan Kediri. Jenggala dengan ibu kotanya Kahuripan dan sebagai Rajanya Jayanggrana serta kerajaan kediri denggan ibu kotanya Daha dan sebagai Rajanya Jaya warsa, akan tetapi dalam perkembangan selanjutnya Kerajaan Kediri yang terkenal di bandingkan denggan Jenggala.Dari beberapa raja yang memerintah kediri, justru pada pemerintahan Jaya Baya  menggalami puncak kemasan.
         Pada masa pemerintahan jaya baya 2 kerajaan di satukan kembali denggan nama tetap Kerajaan Kediri. Disamping beliau terkenal sanggat bijak sana, bliau juga terkenal sebagai ahli Nojum (Tenung) dan ramalan bliau di kumpulkan dalam sebuah buku yang di sebut” Jongkojoyoboyo” pada zama Kediri merupakan mpu


Zaman keemasan bagi kesustraan menggingat banyaknya muncul karya sasatra seperti krisna yana, Baratayuda, Arjunawiwaha, Hariwangsa, Bhomakauwiya dan Samaradhana, setelah runtuihnya kerajaan Kediri maka muncullah Kerajaan Singosari yang Cikalbakalnya dari Tumapel setelah di bunuh oleh Kenarok. Kendedes istri dari Tunggul Ametung di peristi oleh Kenarok. Kenarok sebagai raja pertama kerajaan singosari dan mendirikan Dinasti Rajasa semenjak berdirinya kerajaan Singosari, Pembunuhan terjadi sihberganti, diantara sesama kerabat raja sebagai akibat dari kutukan Empugandring
        Puncak kejayaan  kerajaan Kediri terletak pada masa kekuasaan raja jaya bay (1135-1157) Masehi denggan bukti mampu memperluas kekuasannya yang di ceritakan pada Prasasti Ngantang yang berisi tulisan “Panjalu Jayati” yang berarti kediri menang demikian pula samping sebagai raja besar  Raja Jayabaya juga terkenal sebagai ahli Ramal.
       Peninggalan-peninggalan kerajaan kediri kerajaan kediri paling banyak meninggalkan karya sasatra, seperti berikut ini:
1.      Kekawin Arjunawiwaha oleh Mpu Kanwa.
2.      Krisnayan.
3.      Kitab bharatayuda oleh mpu sedah, Mpu Panuluh.
4.      Samaradhan.
5.      Kitab hariwangsa.
6.      Kitab Lubdaka
      Kerajaan kediri runtuh pada masa kekuasaan raja Kertajaya akibat serangan dari Ken Arok dalam pertenpuran di dekat ganter tahun 1222 M.
8. Kerajaan Majapahit
a.Letak Geografis
         Wilayah kerajaan Majapahit terletak di daerah Mojokerto dekat sungai Brantas Jawa Timur.Majapahit adalah puncak keemasan dan kejayaan Hindu dibumi nusantara karena telah dapat mempersatukan Nusantara pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk dengan patihnya yang bernama Gajah Mada yang terkenal dengan sumpah Amukti Palapa yang wilayah kekuasaannya lebih luas dari wilayah Indonesia sekarang oleh karena meliputi kepulauwan Filipina sampai pulau Formosa. Dilihat dari sruktur pemerintahan, Majapahit (Raja) di bantu oleh Dewan kerajaan yang di anggkat oleh raja yang di sebut Sanga Panca Ing Wilwa  Tikta yang terdiri dari Rakryan  Mahapatih, Rakryan demung, rakryan Tumenggung, Rajryan Rangga, Rakryan Kanuruhan. Disamping Rakryan Mantri, terdapat pula Dharmadhayaksa yang bertugas mengurusi masalah keagamaan. Dharmadhyaksa ini di bagi dua: yaitu Dharmadhayaksa Ingkasaiwaan mengurus Agama Hindu (Siwa), dan Dharmadhayaksa. Ringkasengatan pengurus Agama Budh.Hasil-Kesustraan pada Zaman majapahit: Kitab Negarakertagama karanggan Mpu  prapanca (1365 masehi), Kitab Sutasoma karanggan Mpu Tantular, Arjuna Wiwaha karanggan Mpu Kanwa, Kitp kunjaya karna dan parta yadna, kitab paraton, isinya riwayat raja-raja singo sari dan majapahit,kitab sudayana isinya tentang peristiwa bubat, kitab surandaka, ranggawale, panji wijaya karama, kitab usana jawa, uasana bali, paman canggah, ratu panggelaran, calan arang, karawas rama, bhubhuksah, tantri kaman daka dan panca tantra.
b.Punca Kejayaan Majapahit
            Masa kejayaan kerajaan majapahit terletak pada kekuasaan raja ayam wuruk (1350-1389) masehi yang di buktikan pada masa itu mampu mempersatukan bumi nusantara dan di sebut sebagai kerajaan nasional setelah kerajaan sriwijaya.
           
   c.Peninggalan-peninggalan majapahit
    Peningalan-peningalan kerajaan majapahit berupa peningalan-peningalan candi dan satra-sastra.

Peningalan candi seperti:   
1)      Candi penataran (blitar)
2)      Candi tegal wangi dan surawana (kediri)
3)      Candi sawentar (blitar)
4)      Candi sumber jati(blitar)
5)      Candi tikus
                       Peninggalan berupa Sastra – sastra seperti
1.      Kitab negara kertagama(empuparapanca)
2.      kitab sutasoma (Empu Tantular)
3.      Kitab kunjara kurna
4.      Kitab parta yadnya
             d.Sebab runtuhnya kerajaan majapahit
1.tidak ada pembentukan kaderisasi
3.daerah-daerah kekuasaan melepaskan diri
4. kemunduran ekonomi/perdagangan
5.masuk dan tersiarnya agama islam
9. Kerajaan Hindu di Bali
a.letak geografisnya
          pusat pemerintahan kerajaan Hindi Bali terletak di Singhadwala sekitar Desa Bedulu di tampak siring  Gianyar Bali. Pada Zaman Bali kuno, yaitu dalam priode tahun 882-1342 masehi,bali diprtah secara bergantian oleh beberapa orang raja yang dapat diidentifikasiakan kedalam keluarga raja-raja dari dinasti Warmadewa sebagai pendir i dinasti warma dewa, Raja pertama yang memerintah adalah Sri kesari warmadewa sampai akhirnya pada masa pemerintahan raja suami istri, yaitu Sri Dharma udayana dengan istrinya Mahendradata (Sri Guna Priya darma patni ),sesuai dgn prasasti Blanjong (sanur),bebetin,malet gede,dan puusat  kerajanya terletak di singhadwala.
        b.peninggalan-peninggalan kerajaan hindu bali
           peninggalan-peninggalan kerajaan hindu  bali berupa bangunan  Candi seperti komplek candi gunung kawi  (tmpak giring) yang merupakan tempat makan raja-raja Bali. Peninggalan yang berupa prasasti  adalah prasasti Balgojo (sanur) 839 Caku atau 817 Masehi
          c.Masa runtuhnya kerajaan Bali
             kerajaan Bali runtuh akibat adanya ekpidisi Majapahit di bawah pimpinan Patih Gajah Mada yang menyebabkan bali  menjadi bagian  kekuasaan dari  kerajaan majapahit.
   D.Sebab-sebab Runtuhnya Kerajaan Hindu di indonesia
1. Terbukannya sestem hubungan perdagangan yang membuka cela bagi masuknya imigran asing dengan budaya mereka untuk beerkambang di wilayah kerajaan Hindu.
 2. lemahnya pengawasan dari penguasa pusat kerajaan di karenakan raja tidak memahami dan  tidak mampu menggaktulisasikan ajaran Astabrata dan menjalankan roda kerajaan. Astabrata yaitu:
        a. Indrabrata   : Raja tidak dapat memberikan kemakmuran kepada rakyatnya
        b. Yamabrata   : Raja tidak mampu menegakkan keadilan
        c. Chandrabrata: Raja tidak mampu memberi penerangan kepada rakyatnya