Jumat, 26 Oktober 2012

sejarah agama hindu sebelum kemerdekaan


                SEJARAH AGAMA HINDU
A.Pendahuluan
            Sejarah membuktikan bahwa Agama Hindu merupakan agama yang tertua di dunia. Agama Hindu juga dapat menyebar hampir ke seluruh dunia, seperti Amerika Serikat, Mexico, California,Australia, Mesir, Asia termasuk di indonesia. Perkembangan Agama Hindu di dunia berawal dari lembah sungai SUCI Sindhu di India.Agama Hindu muncul merupakan percampuran Bangsa Arya dengan bangsa Dravida.Bangsa Arya merupakan keturunan bangsa Indo Jerman  yang berkulit putih, hidung mancung dan berambut pirang.Sedangkan Bangsa Dravida adalah enduduk asli suku india, dengan ciri-ciri berkulit hitam, hidung pesek dan rambut kriting. Bukti-bukti sejarah peninggalan hindu yang menyebar di beberapa negara seperti: Dimesir ada piramida dan spinx, Di mexico ada tarian Rama dan sinta, Di australia ada tarian Ciwa Dance atau tarian dewa siwa yang di bawakan oleh  suku aborigin.
B. Sejarah Agama Hindu di Indonesia
       Agama Hindu berasal dari India.Berdasarkan penelitian usia kitab-kitab weda, para ahli sampi pada kesipulan bahwa agama hindu telah tumbuh dan berkembang sekitar 6.000 tahun sebelum masehi. Sebagai Agama tertua di dunia, Agama Hindu kemudian berkembang ke berbagai wilayah di dunia,termasuk di asia tenggara dan sampai di Indonesia.
       Agama Hindu mulai berkembang di Indonesia pada abad ke-4m. Hal ini di buktikan dengan di temukannya prasasti di daerah Kutai,Kalimantan Timur. Ajaran Agama hindu di bawa oleh kaum Brahmana besama Kaum pedagang. Seorang brahmana yang terkenal  Berjasa mengajarkan Agama Hindu adalah Mahar Rsi Agastya. Beliau sanggat di hormati dan di kagumi, Sehingga berbagai julukan di berikan sebagai tanda penghormatan,di antaranya agastya yatra, artinya perjalanan suci rsi agastya yatra
 Proses masuknya Agama Hindu sampai ke Indonesia melalui beberapa  tahapan, yaitu:
1.      Pada abad ke-1m diperkirakan ajaran-ajaran Agama Hindu sudah masuk ke Indonesia, tepatnya sekitar tahun 78 masehi dengan datangnya prabhu Aji Saka.Atas kedatangan bliau di indonesia, umat hindu memperingatinya sebagai tahun baru saka yang di laksanakan tepatnya pada hari Raya Nyepi.
2.      Pada tahap yang ke dua, Agama Hindu masuk ke Indonesia dan di sempurnakan oleh seorang Rsi yang bernama Rsi Agastya, beliau lalu mengajarkan tata cara menganut suatu agama yang di ajarkan dalam Agama Hindu.Disamping  itu pula untuk menghormati jasa-jasa bliau atas keberhasilanya dalam menyebarkan Agama Hindu sampai ke Indonesia maka bliau juga di beri beberapa gelar yaitu sebagai berikut:
a.       .Agastya yatra, artinya perjalanan suci Rsi Agastya sampai ke Indonesia    untuk  menyebarkan agama tanpa pamrih.
b.       pitra sagara,artinya karena keberhasilan beliau mengarumi samudra yang      sangat luas dalam waktu yang sangat lama.
c.       Bhatara guru artinya seorang Rsi Agstya memberikan ajaran-ajaran kesucan sebagai pedoman dasar ajaran-ajaran agama hindu.
3.  Pada tahap ketiga, masuknya agama hindu sampai keindonesia dibawa oleh 3 golongan atau kelompok , yaitu sbb:
a.        golongan brahmana yang bertugas untuk mengajarkan ajaran-ajaran weda        dan pelaksanaan upacara Yadnya.
b.      golongan ksatria , yaitu yang bertugas sebagai panglima perang atau    menata sistem ilmu kepemimpinan dalam ajaran hindu.
c.        golongan wesya, yaitu golongan masyarakat Hindu  yang bertugas dalam mengatur segala perekonomian untuk menjaga kemakmuran masyarakatnya.
                     Dari tahap ketiga ini lah muncul kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia yang samppai saat ini masih dapat kita temui hasil- hasil peningalannya.
B. Kerajaan Hindu di Indonesia
       1. Kerajaan Kutai
                    Kerajaan kutai terletak di kalimantan timur ,tepatnya di hulu sungai maha kam .Bukti berdirinya kerajaan kutai yaitu Yupa. Yupa adalah tiang batu yang berisi tulisan pallawa dengan bahasa sansekerta.Tiang batu tersebut di gunakan untuk mengikat hewan kurban yang di pakai persembahaan oleh rakyat ke pada para dewa.Raja yang paling terkenal adalah Mulawarman anak dari Aswawarman dan cucu dari Kudungga.Agama yang di anut adalah agama Hindu [Siwa] hal itu terdapat dalam salah satu dari tujuh buah yupa yang menyebutkan  ” Waprakeswara”.menurut para ahli Waprakeswara mengandung arti sebuah lapangan yang luas sebagai tempat pemujaan terhadap dewa siwa.Sehingga sudah dapat di pastikan masyarakat kutai memeluk Agama Hindu [Siwa] dengan alasan SSB:
1.      Besarnya pengaruh kerajaan pallawa yang beragama siwa menyebabkan agama siwa terkenal di kutai.
2.      Peranan kaum brahmana dalam agama siwa terutama mengenai upacara agama.
 Puncak kejayaan kerajaan Kutai dapat di lihat:
a.       Pada sebuah yupa di terangkan bahwa raja mulawarman adalah raja yang mulia dan terkenal yang telah memberikan sedekah 20.000 ekor sapi kepada para brahmana di tanah suci Waprakeswara. Berdasarkan keterangan itu, di duga kutai merupakan kerajaan yang cukup kaya dan makmur.
b.      Setiap tahun mengadakan upacara sedekah di Waprakeswara.
c.       Pembagian hadiah dengan adil kepada para brahmana berupa Mas, Timah, dan Ternak.
Peninggalan-peniggalan kerajaan kutai yaitu: 7 buah Yupa yang   bertulisan huruf pallawa dengan bahasa sansekerta, ketujuh yupa itu tidak ada penjelasan masing-masing dari nama yupa itu.
     Secara tertulis maupun dari para ahli sejarah belum di temukan pemjelasan tentang sebab-sebab runtuhnya kerajaan kutai, namun di perkirakan setelah berahirnya Raja Mulawarman tidak ada penganti yang handal untuk meneruskan program-program pemerintahan.       
2.Kerajaan Tarumanegara.
     Kerajaan Tarumanegara terletak di wilayah Jawa Barat. Wilayah kekuasaan Tarumanegara  meliputi Banten, Jakarta, dan cirebon, sehingga dapat di tafsirkan pada masa pemerintahan raja Purnawarman hampir menguasai seluruh wilayah Jawa Barat. Sumber-sumber yang membuktikan keberadaan kerajaan Tarumanegara adalah dari berita Cina dan prasasti. Mengenai prasasti yang menguraikan tentang Kerajaan Tarumanegara ada sebanyak tujuh buah Prasasti. Pada prasasti Ciaruteun/ Batu tulis memuat tentang nama kerajaan Tarumanegara denggan Rajanya Purnawarman.
     Kerajaan Tarumanegara mencapai masa keemasanya saat di pimoin oleh Raja purnawarman. Hal ini di nyatakan dalam prasasti Ciaruteun. Dalam prasasti ini purnawarman, di gambarkan sebagai raja yang Arif bijaksana. Dalam prasasti ini, punawarman mampu memimpin kerajaan sangat baik, sesuai  denggan konsep kepemimpinan di antaranya:
1.  Sad Warnaning Rajanit
2.  Catur Kotamaning Nrpati
 3.  Tri Upaya Sandi
 4.  Panca Upaya Sandi
 5.  Astabrata
     Pada abad Ke-5M, penduduk kerajaan Tarumanegara telah mampu mengusahakan pertanian, peternakan,perikanan,perburuaan binatang, pelayaran, perdaganggan, dan pertambangan. Peternakan yang di pelihara adalah lembu, terbukti degan adanya upacara menghadiahkan 1000 ekor lembu ke pada Brahmana.
     Peningalan kerajaan tarumanegara di temukan tujuh buah prasasti yaitu:
1.      Prasasti tugu ditemukan di jakarta.
2.      prasasti lebak ditemukan di banten selatan.
3.      prasasti ciaruteun  di temukan di Bogor, pingir sungai Ciaruteun dan bermuara di dekat Sungai Cisadane.
4.      Prasasti Kebun Kopi,  Di temukan di Bogor, di Kampung Cibungbulang.
5.      Prasasti Jambu atau prasasti koleangkak  ditemukan di Bogor, daerah Jambu,berjarak 30 km sebelah barat Bogor.
6.       Prasasti Muara Cianten, ditemukan di bogor, diMuara Cianten.
7.      Prasasti pasir Awi, ditemukan di Bogor, di muara cianten prasasti di keluarkan apabila ada pristiwa penting.
8.      prasasti kerajaan Tarumanegara di tulis dengan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta. Bentuknya Syair, dengan corak pikiran Raja adalah Corak Agama Hindu.
     Akhir dari keberadaan Kerajaan Tarumanegara menurut sumber tidak begitu jelas. Berita Cina hanya menyebutkan bahwa utusan terakhir Tarumanegara yang datang ke negaranya, yaitu tahun 666 dan 669 M. Oleh sebab itu beberapa ahli menduga Tarumanegara runtuh pada Abad Ke-7M.Penyebabnya tidak mampu  mengaktualisasikan Ajaran Astabrata, khususnya di bidang Bayubrata dalam menjalankan Roda Kerajaan, di mana Raja tidak menelusuri secara mendalam keadaan rakyatnya.
3.Kerajaan Pajajaran
        Setelah runtuhnya kerajaan Tarumanegara, keadaan jawa Barat sepertinya terlihat vakum (tidak adanya kegiatan politik). Dengan di temukannya sebuah candi  di desa Cankuang dekat leles  yang keberadaannya samar-samar mengingat kurangnya data untuk mengungkapkanya. Sumber-sumber sejarah dari kerajaan pajajaran dapat di ketahui dari prasasti, tulisan-tulisan,  dan Kitab-kitab Cerita seperti berikut :
a.      Prasasti Rakyan Juru Pangamat (923 masehi) di temukan di daerah Bogor mengunakan bahasa Jawa Kuno isinya pengembalian kekuasaan Raja Pajajaran.
b.      Prasasti Heren, prasasti ini menyebutkan bahwa penduduk dari Kampung Heren sering merasa tidak aman karena adanya ganguan dari arah barat (musuh yang di maksud kemugkinan dari Kerajaan Pajajaran).
c.       Prasasti Asana Gede (di Kawali Ciamis) yang menyatakan tentang perpindahan pusat pemerintahan Pakwan Pajajaran keKawali .
d.      Kitap Cerita Kidung Sundayana, kitab ini menceritakan kekalahan pasukan Pajajaran diBubad (Majapahit) dan tewasnya Sri Baduga  beserta istrinya.
e.       Kitap cerita parahyangan yang menceritakan penganti Raja Sri Baduga adalah Hyang Wunisora.

 4.kerajaan Holling
           Berita Cina yang berasal dari Dinasti tang menyebutkan bahwa letak kerajaan Holling berbatasan dengan laut sebelah selatan, Tan-Hen- La di sebelah utara , Pe-Li di sebelah Timur, To Pe Teng di sebelah barat. Nama lain dari kerajaan Holling adalah  Chopo (jawa).berdasarkan berita cina di sebutkan bahwa kerajaan Holling di pimpin seorang Raja perempuan bernama Ratu Simha sangat keras tetapi sanggat adil dan bijak sana. Berdasarkan berita Cina di sebutkan bahwa kerajaan Holling  mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan seorang Raja Putri yang bernama Ratu Simha, raja ini terkenal karena keadilan dan kebijaksanaannya sehingga rakyat tunduk  dan taat ke pada  pemerintahannya, sebagai bukti pada masa itu di berikan bahwa keadilan sanggat di tegakkan tanpa memandang bulu, di mana raja sengaja menaruh sekantung mas di tengah jalan untuk menguji sebuah kejujuran rakyatnya, ternyata putra mahkota raja yang tidak sengaja menyentuhnya, sehinga putra mahkota pun  menerima hukuman yang setimpal.
         Peninggalan-peninggalan  kerajaan Holing secara fisik tidak di ketemukan, hanya ada peninggalan  berupa barita Cina seperti berita yang berasal dari dinasti tang. Setelah selesai pemerintahan Ratu Simha tidak di ketahui lagi keberadaannya kerajaan Holling  yang sebenarnya termasuk  sebab-sebab keruntuhannya.
5.Kerajaan Mataram
           Kerajaan mataram terletak di jawa tengah dengan daerah inti di sebut”. Daerah  tersebut di kelilingi oleh pegununggan dan gunung serta di aliri oleh banyak sungai dan sungai yang terbesar adadah Bagawan Solo.Menurut prasasti canggal (732 masehi) Raja sanjaya adalah pendiri  kerajaan mataram dan dinasti   sanjaya memerintah dengan saggat adil dan bijak sana sehingga kehidupan rakyatnya terjamin  dan tentram, Gemah Ripah Loh jinawi.
           Sejak Rakai pikatan berkusa, Kerajaan Mataram menjadi aman dan makmur.kerajaan mataram kuno mencapai puncak ke jayaannya pada masa kepemimpinan Raja Balitung (898-910) Di masa kekuasaannya, daerah-daerah di sebelah timur  mataram berhasil ditaklukannya. Oleh karena itu daerah kekuasaan mataram  semakin luas, yang meliputi baelen (Jawa Tengah) sampai Malang (Jawa Timur).
1.      Prasasti-prasasti yang ada hubungannya denggan kerajaan mataram antara lain:
a.        Prasasti Canggal yang di temukan di daerah Canggal, Candi yaitu:
b.       Prasasti mantyasih (907 M).
c.       Prasasti Wanua Tengah (908 M).
d.      Prasasti Nalanda .
e.       Prasasti Kayumwungan (824 M)
2.       Peninggalan-peniggalan Kerajaan mataram berupa Candi-candi , yaitu:
a.        Candi Borobudur
b.      Candi Prambanan
c.       Candi Bima
d.      Candi Mendut
e.       Candi Dieng
f.       Candi Lorojonggrang
g.       Candi Canggal
h.      Candi Plaosan
 Pada masa pemerintahan Dyah Wawa, kerajaan mataram mengalami kemunduran. Empu sendok sebagai raja penganti kemudian memindahkan pusat kerajaan mataram dari jawa Tengah ke jawa Timur dengan Ibu Kotanya Medang kamulan, di samping karena menghindari letusan gunung merapi juga karena menghindari letusan Gunung merapi juga karena menghindari serangan dari kerajaan Sriwijaya. Raja pertama dari dinasti Mataram jawa timur adalah Epu Sindok yang memerintah sampai tahun 947 M. Raja inilah yang mendirikan dinasti Ishana (isana) di jawa timur.
6.  Kerajaan Medang Kemulan
             Beberapa prasati menyebutkan bahwa kerajaan medang kemulan terletak di Jawa Timur, yaitu di muara Sungai Brantas, Ibu Kotannya bernama Ratu Mas. Kerajaan ini didirikan oleh Empu Sendok . Empu Sendok memerintah kerajaan   medang kemulan dengan gelar” Sri Isana Tungga Dewa” . Setelah empu Sendok di gantikan oleh Raja Darmawangsa dan kerajaan terus menggalami kemunduran dan kehancuran karena mendapat seranggan dari kerajaan Wura-Wari yang mendapat dukunggn dari kerajaan Sriwijaya, pada saat berlangsungnya perkawinan putrinya dengan Airlangga anak raja Udayana-Mahendradata dari Bali. Pada saat itu lah Airlangga di larikan ke hutan bersama pengikutnya yang paling setia bernama Narotama . Selama 3 tahun (1016-1019 M) Ailangga  di gembleng di Hutan Wonogiri. Antara tahun 1028-1035 masehi Raja Airlangga  berusaha berjuang untuk menggembalikan keWibawaan kerajaan dengan di taklukannya kerajaan Wura-Wari Wengker, raja putri dari  Selat (Ratu Dirah) yang terkenal dengan tokoh sakti dalam cerita Calonarang. Di akhir pemerintahan Airlangga, kerajaan Medang kemudian di pecah menjadi 2, yaitu jenggala dan kediri, hal itu di lakukan semata-mata untuk menghadiri  terjadinya perang saudara.
          Tahun 1042 Masehi masa kejayaan pemerintahan Medang Kemulan di pimpin Oleh Raja Airlanga dengan bukyi Raja Airlanga mampumengembalikan kewibawaan Kerajaan Medang Kemulan setelah Menaklukkan Kerajaan-Kerajaan, seperti Wura Wari, Wangker dan Raja putri dari selatan yang bernama Rangda Indiran.
           Peninggalan kerajaan medan kemulan diketahui adanya berupa cerita colon arang . Kerajaan medan Kemulan berakkhir karena Raja Airlangga membagi wilayah kerajaanya menjadi dua untuk menghindari perang saudara, yaitu kerajaan Janggala dan Kerajaan Kediri yang sehingga denggan sendirinya Kerajaan Medan kemulan telah lenyap.
7. kerajaan  kediri
         Kerajaan Kediri terletak di daerah kediri jawa timur, di tepi suggai brantas.Wilayah kekuasaanya meliputi daerah Kediri, Madiun  dan daerah  bagian barat kerajaan medan kemulan .      
         Kerajaan Kediri merupakan kelanjutan dari Dinasti Isana, namun untuk mencegah terjadinya perang Saudara, mpu baradah atas perintah raja Ailangga membagi kerajaan menjadi 2, yaitu Jenggala dan Kediri. Jenggala dengan ibu kotanya Kahuripan dan sebagai Rajanya Jayanggrana serta kerajaan kediri denggan ibu kotanya Daha dan sebagai Rajanya Jaya warsa, akan tetapi dalam perkembangan selanjutnya Kerajaan Kediri yang terkenal di bandingkan denggan Jenggala.Dari beberapa raja yang memerintah kediri, justru pada pemerintahan Jaya Baya  menggalami puncak kemasan.
         Pada masa pemerintahan jaya baya 2 kerajaan di satukan kembali denggan nama tetap Kerajaan Kediri. Disamping beliau terkenal sanggat bijak sana, bliau juga terkenal sebagai ahli Nojum (Tenung) dan ramalan bliau di kumpulkan dalam sebuah buku yang di sebut” Jongkojoyoboyo” pada zama Kediri merupakan mpu


Zaman keemasan bagi kesustraan menggingat banyaknya muncul karya sasatra seperti krisna yana, Baratayuda, Arjunawiwaha, Hariwangsa, Bhomakauwiya dan Samaradhana, setelah runtuihnya kerajaan Kediri maka muncullah Kerajaan Singosari yang Cikalbakalnya dari Tumapel setelah di bunuh oleh Kenarok. Kendedes istri dari Tunggul Ametung di peristi oleh Kenarok. Kenarok sebagai raja pertama kerajaan singosari dan mendirikan Dinasti Rajasa semenjak berdirinya kerajaan Singosari, Pembunuhan terjadi sihberganti, diantara sesama kerabat raja sebagai akibat dari kutukan Empugandring
        Puncak kejayaan  kerajaan Kediri terletak pada masa kekuasaan raja jaya bay (1135-1157) Masehi denggan bukti mampu memperluas kekuasannya yang di ceritakan pada Prasasti Ngantang yang berisi tulisan “Panjalu Jayati” yang berarti kediri menang demikian pula samping sebagai raja besar  Raja Jayabaya juga terkenal sebagai ahli Ramal.
       Peninggalan-peninggalan kerajaan kediri kerajaan kediri paling banyak meninggalkan karya sasatra, seperti berikut ini:
1.      Kekawin Arjunawiwaha oleh Mpu Kanwa.
2.      Krisnayan.
3.      Kitab bharatayuda oleh mpu sedah, Mpu Panuluh.
4.      Samaradhan.
5.      Kitab hariwangsa.
6.      Kitab Lubdaka
      Kerajaan kediri runtuh pada masa kekuasaan raja Kertajaya akibat serangan dari Ken Arok dalam pertenpuran di dekat ganter tahun 1222 M.
8. Kerajaan Majapahit
a.Letak Geografis
         Wilayah kerajaan Majapahit terletak di daerah Mojokerto dekat sungai Brantas Jawa Timur.Majapahit adalah puncak keemasan dan kejayaan Hindu dibumi nusantara karena telah dapat mempersatukan Nusantara pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk dengan patihnya yang bernama Gajah Mada yang terkenal dengan sumpah Amukti Palapa yang wilayah kekuasaannya lebih luas dari wilayah Indonesia sekarang oleh karena meliputi kepulauwan Filipina sampai pulau Formosa. Dilihat dari sruktur pemerintahan, Majapahit (Raja) di bantu oleh Dewan kerajaan yang di anggkat oleh raja yang di sebut Sanga Panca Ing Wilwa  Tikta yang terdiri dari Rakryan  Mahapatih, Rakryan demung, rakryan Tumenggung, Rajryan Rangga, Rakryan Kanuruhan. Disamping Rakryan Mantri, terdapat pula Dharmadhayaksa yang bertugas mengurusi masalah keagamaan. Dharmadhyaksa ini di bagi dua: yaitu Dharmadhayaksa Ingkasaiwaan mengurus Agama Hindu (Siwa), dan Dharmadhayaksa. Ringkasengatan pengurus Agama Budh.Hasil-Kesustraan pada Zaman majapahit: Kitab Negarakertagama karanggan Mpu  prapanca (1365 masehi), Kitab Sutasoma karanggan Mpu Tantular, Arjuna Wiwaha karanggan Mpu Kanwa, Kitp kunjaya karna dan parta yadna, kitab paraton, isinya riwayat raja-raja singo sari dan majapahit,kitab sudayana isinya tentang peristiwa bubat, kitab surandaka, ranggawale, panji wijaya karama, kitab usana jawa, uasana bali, paman canggah, ratu panggelaran, calan arang, karawas rama, bhubhuksah, tantri kaman daka dan panca tantra.
b.Punca Kejayaan Majapahit
            Masa kejayaan kerajaan majapahit terletak pada kekuasaan raja ayam wuruk (1350-1389) masehi yang di buktikan pada masa itu mampu mempersatukan bumi nusantara dan di sebut sebagai kerajaan nasional setelah kerajaan sriwijaya.
           
   c.Peninggalan-peninggalan majapahit
    Peningalan-peningalan kerajaan majapahit berupa peningalan-peningalan candi dan satra-sastra.

Peningalan candi seperti:   
1)      Candi penataran (blitar)
2)      Candi tegal wangi dan surawana (kediri)
3)      Candi sawentar (blitar)
4)      Candi sumber jati(blitar)
5)      Candi tikus
                       Peninggalan berupa Sastra – sastra seperti
1.      Kitab negara kertagama(empuparapanca)
2.      kitab sutasoma (Empu Tantular)
3.      Kitab kunjara kurna
4.      Kitab parta yadnya
             d.Sebab runtuhnya kerajaan majapahit
1.tidak ada pembentukan kaderisasi
3.daerah-daerah kekuasaan melepaskan diri
4. kemunduran ekonomi/perdagangan
5.masuk dan tersiarnya agama islam
9. Kerajaan Hindu di Bali
a.letak geografisnya
          pusat pemerintahan kerajaan Hindi Bali terletak di Singhadwala sekitar Desa Bedulu di tampak siring  Gianyar Bali. Pada Zaman Bali kuno, yaitu dalam priode tahun 882-1342 masehi,bali diprtah secara bergantian oleh beberapa orang raja yang dapat diidentifikasiakan kedalam keluarga raja-raja dari dinasti Warmadewa sebagai pendir i dinasti warma dewa, Raja pertama yang memerintah adalah Sri kesari warmadewa sampai akhirnya pada masa pemerintahan raja suami istri, yaitu Sri Dharma udayana dengan istrinya Mahendradata (Sri Guna Priya darma patni ),sesuai dgn prasasti Blanjong (sanur),bebetin,malet gede,dan puusat  kerajanya terletak di singhadwala.
        b.peninggalan-peninggalan kerajaan hindu bali
           peninggalan-peninggalan kerajaan hindu  bali berupa bangunan  Candi seperti komplek candi gunung kawi  (tmpak giring) yang merupakan tempat makan raja-raja Bali. Peninggalan yang berupa prasasti  adalah prasasti Balgojo (sanur) 839 Caku atau 817 Masehi
          c.Masa runtuhnya kerajaan Bali
             kerajaan Bali runtuh akibat adanya ekpidisi Majapahit di bawah pimpinan Patih Gajah Mada yang menyebabkan bali  menjadi bagian  kekuasaan dari  kerajaan majapahit.
   D.Sebab-sebab Runtuhnya Kerajaan Hindu di indonesia
1. Terbukannya sestem hubungan perdagangan yang membuka cela bagi masuknya imigran asing dengan budaya mereka untuk beerkambang di wilayah kerajaan Hindu.
 2. lemahnya pengawasan dari penguasa pusat kerajaan di karenakan raja tidak memahami dan  tidak mampu menggaktulisasikan ajaran Astabrata dan menjalankan roda kerajaan. Astabrata yaitu:
        a. Indrabrata   : Raja tidak dapat memberikan kemakmuran kepada rakyatnya
        b. Yamabrata   : Raja tidak mampu menegakkan keadilan
        c. Chandrabrata: Raja tidak mampu memberi penerangan kepada rakyatnya
         

Tidak ada komentar: