Minggu, 28 Oktober 2012

yoga


PENGERTIAN RUANG LINGKUP DAN TUJUAN YOGA
Pendahuluan
Yoga merupakan jalan utama dari berbagai jalan untuk Pikiran dan Badan besar agar selalu dalam keadaan seimbang dan tidak mudah terserang penyakit . Sebab di jaman globalisasi ini kita sering bekerja, melebihi kemampuan Pikirannya (rohani), untuk berfikir dan melebihi kemampuan badan (jasmani) untuk melakukan pekerjaan. Hal ini terjadi tidak saja terjadi di perkotaan, tetapi sampai kepelosok desa yang terpencil. Sehingga kita mudah terserang penyakit pikiran dan jasmani.penyakit  pikiran seperti,kesedihan,despresi,malas,emosi,anarkis,stress,yang di sebut dengan”Rohani”dan akhirnya berakibatkepada penyakit Badan yang sering di sebut dengan “jasmani”,lemas ,panas dingin,meriang,kesemutan,struk.ketika rohani dan jasmani terserang penyakit,maka aktivas manusia manusia secara individu akan terganggu serta dapat berhenti secara permanen.salah satu upaya mengatasinya adalah dengan cara melakukan Yoga.di samping penyakit yang disebabkan oleh diri sendiri ,terdapat pula penyakit yang bersumber dari pembawaan hidup,sebagai manusia,Kelelap di dalamlautan sengsara (proses lahir) mati yang sangat dalam;penyakit ,usia tua ,dan kesedihan merupakan awal dari munculnya penyakit;namun pada umumnya tidak ada yang sadar akan hal itu.

PENGERTIAN YOGA
   Secara etimologi kata Yoga berasal dari yud,yang artinya menggabungkan atau hubungan ,yakni hubungan yang harmonis dengan obyek yoga. Dalam patanjali Yogasutra,yang di kutip oleh Tim Fia (2006:6),menguraikan bahwa; “yogas citta vrtti”,Artinya ,mengendalikan gerak-gerik pikiran, atau cara untuk mengendalikan tingkah polah pikiran yang cendrung liar, bias, dan lekat terpesona oleh aneka ragam obyek ( yang dihayalkan ) memberi nikmat. Obyek keinginan yang dipikirkan memberi rasa nikmat itu lebih sering kita pandang Ada diluar diri. Maka k,ita selalu mencari. Bagi shang yoging in ilah pangkal kemalangan manusia. Selanjutnya Peter Rendel ( 1979: 14 ), menguraikan bahwa: “ kata yoga dalam kenyataan berarti kesatuan yang kemudian didalam, bahasa inggris disebut “ Yoke”. Kata “Yogum” dalam bahasa latinyan berasal dari kata yoga yang disebut denga” Chongual.
            Untuk pelaksanaan yoga, agama banyak memberika pilihan dan petunjuk – petunjuk pelaksanaan yoga yang baik dan benar untuk menun tun umatnya agar selalu dalam keadaan umatnya sehat dan rohani. Disamping petunjuk agama –agama, danberkembang dimasyarakat harus dipakai sebagai pedoman, pelaksanaan yoga yang selalu exsis disepanjang zaman.
            Dari uraian tersebut diatas antara pendapat satu dengan yang lain terdapat pengertian yang singkat dan terdapat pula penguraian pengertian yaqng panjang. Jadi antara pengertian yang satu dengan yang lainya saling melengkapi, sehingga dapat disimpulkan sebagai berikut:
1.      Kata” Yoga” berasal dari bahasa sansekerta yaitu” Yuj”, kemudian berkembang menjadi bahasa inggris” Yoke”, bahasa latin” Yogum” dan juga disebut Cancujal”, yang artinya mengendalikan pangkal penyebab kemalangan manusia yang dapat mempengaruhi” pikiran dan badan, atau rohani dan jasmani”.
2.      Yoga adalah suatu sistem yang sistematis untuk melakukan rohani untuk memcapai ketenangan batin dan melakuakan latihan fisik untuk mencapai kesehatan fisik, sehinggah yoga dapat dikatakan sebagai latiahan secara jasmani dan rohani secara konstinyu untuk mencapai kesehatan jasmani dan rohani. Disebut dengan “ Jiwan mukti”. Untuk menyatukan “ badan” dengan”alam”, dan menyatukan “ pikiran, yang disebut juga jiwa” dengan “ Roh” yang disebut Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga disbujt dengan “Moksah”.
Setelah memperoleh pengertian tentang Yoga, maka yang perlu diperhatikan adalah gerak pikiran, yang paling liar dang paling sulit untuk dikendalikan. Agar terfokus dalam pelaksanaan yoga yang baik. Bagaimana pikiran itu dinyatakan sebagai pikiran yang baik.

RUANG LINGKUP AJARAN YOGA
            Di Indonesi, khusunya di Bali dikenal dengan istilah “ Catur Marga Yoga”. Seperti yang ditulis oleh Tim Penyusun Pendidikan Agama Hindu ( 1994: 78 – 93 ), yaitu “ Kata Bhakti Marga Yoga”, sebenarnya adalah perpaduan antara Bhakti dan Bhakti Yoga.
-           Kata Bhakti berasal dari menyalurka atau mencurahkan, cinta yang telus dan luhur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kesetiaan kepada-Nya, pelayanan, perhatian yang sungguh – sungguh untuk memujanya. Kata Marga berarti jalan atau usaha dan kegiatan, sedang yoga berarti menghubunmgkan diri dengan tuhan yang maha Esa.
-           Karama Marga Yoga, merupakan etos kerja atau budaya kerja bagi umat hindu didalam usaha memujutkan kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin.
-          Jnana Marga Yoga, adalah jalan untuk menghubungkan diri dengan tuhan yang Maha Esa untuk mencapai kebahagiaan sejati melalui pengetahuan. Pengetahuan ini ditekankan pada pengetahuan spiritual, yakni yang dapat membebaskan umat manusia dari belenggu penderitaan, lahir dan kematian.
-                      Raja Marga Yoga, kata Raja berarti memimpin,yang tertinggi atau terkemuka,. Kata Marga artinya jalan yang tertinggi, sedang Raja Marga Yoga, berarti jalan atau usaha untuk menghubungkan diri dengan Tuhan Yang maha Esa melalui jalan yoga yang tertinggi
Lebih lanjut yang dimaksud dengan Astanga Yoga adalahdelapan tahapan yoga. Kedelapan yoga ini satu dengan yang lainnya saling terkait. Mengabaikan salah satu komponen penting tahapan ini berarti menghancur sistem yoga dan itu berarti gagal, maka dalam lontar tattwa jnana disebut prayogasandhi. Delapan yoga yang dimaksud:
1.      Yama adalah pengekangan diri yang mesti senantiasa dilaksanakan, dengan dasar moral yoga yaitu untuk dapat ekagra.’ Memusatkan pikiran  secara benar dan baik, lalu mencapai nirudha, keadaan yang tenang sentosa. Orang pertama – tama dianjurkan untuk menaati brata yoga disiplin yoga.yama brata yakni lima jenis disiplin utama yang disebut mahavrata janji agung. Ahimansatteya brahmacaryaparigraha yainah, artinya dijabarkan sebagai berikut ;

a.       Ahimsa ialah tidak bersikap dan berlaku kasar kepada sesamapun kepada mahluk lain, baik melalui pikiran, ucapan, maupun tindakan.
b.      Satya ialah bersikap dan berprilaku bijak. Behar pada pikiran, setia pada ucapan, dan jujur pada perbuatan.
c.       Asteya yaitu tidak mencuri atau menginginkan milik orang lain.
d.      Brahmacarya yaitu bersikap dan berlaku terkendali, mengendalikan nafsu asmara.
e.       Aparigraha yaitu hidup sederhana dan tidak serakah. Dapat menerima kenyataan hidup apa adanya, hanya menerima yang sungguh – sungguh diperlukan.

2.      Nyama adalah janji diri yang dapat dipandang sebagai pengkokoh yama.nyama dapat dilaksanakan secara tidak tetap tergantung situasi dan kondisi. Nyama brata yakni lima disiplin penunjang untuk mengukuhkan yama brata. Sauca santosa tapah svadyay, vara pranidhanani niyamah,; artinya diterangkan sebagai berikut:
a.       Sauca ialah berusaha menjaga kebersihan dan kesucian diri, baik lahir maupun batin. Termaksud didalamnya kebersihan lingkungan, dapat dilakukan dengan tirtayatra, mandi suci dan mendatangi tempat cuci untuk memohon siraman rohani.
b.      Sentosa adalah berusaha menjaga kesetabilan emosi selalu tenang, arif, dan damai, tidak resah menhadapi masalah hidup.
c.       Tapa adalah berusaha untuk tahan uji. Melenyapkan ketidak sempurnaan diri dengan melakukan tapa. Pantang menyerah. Berpegang teguh pada darma.
d.      Swadhvava yaitu berusaha belajar mandiri tekun mempelajari kitab suci.
e.       Isvarapranidhana selalu berusaha memusatkan pikiran dan bhakti kepada Tuhan

3.      Asana adalah sikap duduk yang sempurna mrnurut sistem yoga. Maksudnya orang akan mampu duduk dengan benar dan baik bilamana keadaan fisiknya sehat dan sempurna oleh karena itu para peminat yoga pertama – tama hendaknya membina kebugaran fisik. Melalui olah raga yoga yang biasa disebut yoga asana. Ada berbagai macam gerakan yoga.
Berbagai variasi asana itu dapat dikelompokan dalam posisi:

a.       Duduk



b.      Berdiri termaksud didalamnya posisi terbalik

 


c.       Terlentang

Orang dapat memilih variasi asana disesuaikan dengan keadaan fisik peminaty yoga, tidak diperkenankan memaksa diri,
4.      Pranayama adalah latihan pernafasan menurut sistim yoga. Pranayama terdiri atas

a.       Puraka (menarik nafas)
b.      Kumbhaka (menahan nafas)
c.       Recaka (mengeluarkan nafas)

5.      Prathyahara adalah penarikan diri, menarik indra dan obyek

6.      Dharana adalah tindakan memegang, membawa, menguasai, memiliki. Setelah indra ditarik dari obyeknya dari pengawasan manah pikiran maka langkah lebih lanjut adalah memegang atau menguasai indra – indra itu adalah menguasai obyek pikiran meditasi. Pemusatan pikiran dapat dilakukan dengan pemusatan cakra (simpul daya batin). Patanjali mengajarkan cakra dharana tiga cara:

a.       Menguasai indra – indra agar terkonsentrasi pada satu obyek saja.
b.      Menentramkan gerak gerik pikiran dengan watak lemah lembut, penuh kasi sayang, ceria, dan tenang, baik dalam keadaan suka atau duka
c.       Indra pada nafas yang keluar masuk tubuh.

7.      Dhyana yang artinya meditasi, refleksi, pemusatan pikiran.

8.      Samadhi yang berasal dari urat kata sam dan dhi. Sam artinya kumpulan persamaan, gundudukan, timbunan, sedangkan dhi artinya fikiran, ide – ide, budi.secara etomiolagi samhadi artinya pemusatan atau pengumpilan pemikiran yang ditujukan kepada satu obyek tertentu. Dalam kontek yoga obyek sasaranya adalah Tuhan ( Hyang Widhi).
TUJUAN PELAKSANAAN YOGA
Tujuan yoga ini adalah menurut (Peter Rendel, 1979:7),” perluasaan kesadaran manusia sampai sebegitu jauh sehingga bisa dipersamakan dengan kesadaran alam semesta. Hal ini harus dicapai dengan realisasi prinsip – prinsip spirituil dalam tubuh kita,’ ada prinsip fisik dan mental dan yang sebenarnya merupakan kepribadian diri kita sendiriyang abadi dan benar. Untuk mencapai hal itu harus memiliki esensi dalam sistem tubuh itu sendiri yang dinamakan dengan cakra.  Cakra adalah pusat – pusat tenaga vital dalam berbagai tingkatan pengalaman atau kesadaran yang terdapat  didalam tubuh manusia.
            Pada umumnya orang yang tekun melaksakan yoga adalah orang – orang suci, untuk mengendalikan sifat rajas dan tamas agar dikuasai oleh satwam, seperti dijelaskan dalam swetaswatara Upanisad Adhyaya ke (1). 3-4 (Sugiarto dan Pudja, 1982 : 13).’” Te kalatma yoganugata apasyan dewatma swa gunair yah karanani nikhilani tani kalatma yuktany adhitis-thaty ekah,”  ‘ orang – orang suci yang tekun melaksanakan dan dapat membangun kemanpuan spiritualnya dan mampu menyadari bahwa dirinya adalah bagian dari Tuhan Yang Maha Esa.’ Kemampuan tersebut tersimpan didalam sifat – sifat  guna-Nya sendiri
            Tujuan yoga sesungguhnya adalah untuk membakar iblis,  kekuatan jahat yang mempengaruhi kehidupan manusia yang terdapat disepanjang jalan.  Untuk membakar kekuatan iblis tyersebut dengan menyatukan atman dengan brahman, seperti dijelaskan dalam yajur weda samhita prathamodyayah (1): 6-7 menguraikan bahwa. Kastva yunakti sa tva yunakti kasmai tva yunakti tasmi karmane vam vesaya vam,pratyustam raksah pratyusta arattayo nistaptam rakso nistapa aratayah, urvannatariksamanvemi.’ Siapa itu yang menyatukan enkau ? dia menyatukan engkau?  Untuk apa dia menyatukan engkau? Engkau berdua untuk berkerja, engkau berdua untuk menyelesaikannya.
            Tujuan yoga adalah memohon agar tuhan yang memiliki kemahakuasaan yang besar dapat menjaga para yogin dari semua yang membahayakan. Didalam Bhagawaghita II Sloka 48, 53 (Pendit, 1986: 50-53). Menguraikan yagastah kuru karmani angam tyakva dhananjaya siddhyasiddhyoh samo bhuva samatvam yoga ucyate, budhi yukto jahati ‘ ha ubhe sukrite tasmad yogaya yujyasva karmasu kausalam, pusatkan pikiranmu pada kesucian bekerjalah tanpa menghiraukan  pahala, dananjaya tegaklah pada sukses maupun kegagalan sebab keseimbangan adalah jiwa yoga, orang yang bersatu dengan budi suci bersikap bebas baik dan keji oleh karenanya, laksanakanlah yoga sebab yogalah yang maha tahu dalam kerja.

Beda Antara Astanga Yoga dan Iyengar Yoga

Astanga yoga dan Iyengar yoga adalah dua jenis latihan yoga yang cukup populer pada saat ini. Namun ada beberapa orang yang tidak terlalu bisa membedakan antara satu jenis dengan jenis yang lain. Untuk itulah, artikel ini berusaha memberikan beberapa perbedaan mendasar dari kedua aliran latihan ini. Mari kita mulai dengan Astanga.
Astanga adalah bentuk latihan yang bersifat energic yang dikembangkan oleh K Pattabhi Jois. Aliran ini dikenal dengan pengembangan fisik yang kuat terutama pada bagian lengan. Sementara itu Iyengar juga sebenarnya merupakan aliran latihan yoga yang bersifat fisik. Namun penekanannya lebih kepada peregangan dan penguatan otot.
Ada 4 macam hal atau aspek yang bisa dilihat dari Astanga dan Iyengar yoga. Aspek tersebut mencakupi stamina aerobik, fleksibilitas, ketenangan pikiran, dan cedera. Mari kita lihat faktor-faktor ini lebih jauh.
1. Stamina aerobik
Pada aliran Astanga, latihan biasanya dimulai dengan melakukan Sun Salutation yang berguna untuk memanaskan tubuh dan menstimulasi keringat. Hal ini dapat memberikan efek pemurnian pada tubuh. Setelah itu, latihan dilakukan dengan berbagai macam gerakan untuk meningkatkan detak jantung.
Pada aliran Iyengar, latihan yang dilakukan mirip dengan Astanga. Namun porsi dan gerakannya lebih sederhana. Sehingga efek fisiknya bisa dikatakan lebih kurang dan detak jantung juga tidak akan secepat aliran Astanga.
Bolehkan Anak-Anak Latihan Yoga ?
Apakah yoga baik untuk anak-anak? Mungkin pertanyaan tersebut sering muncul di benak kita sebagai orang tua. Menurut hasil penelitian, yoga boleh dipraktikan oleh anak-anak terutama anak-anak yang berusia lebih dari 7 tahun. Bahkan yoga sangat baik untuk perkembangan fisik dan mental anak. Latihan yoga pada anak-anak bisa menyebabkan efek rileks dan menenangkan bagi sisi psikologis anak. Selain memberikan efek rileks dan menenangkan mental, yoga pada anak-anak juga bisa membantu mereka untuk mengurangi obesitas, meningkatkan konsentrasi, dan bisa mengolah kesehatan sendiri seperti mengurangi sakit kepala dan iritasi terhadap benda atau sebab tertentu.
Latihan Yoga sangat bermanfaat bagi anak-anak penyandang cacat mental dan fisik. Oleh karena itu kita sebagai orang tua perlumemberikancontoh gerakan-gerakan yoga yang bisa dijadikan sebagai alternative gerakan latihan fisik bagi anak. Apa saja gerakan yoga yang cocok untuk anak-anak?

TEKS PUJA YOGA

1.      GAYATRI MANTRAM

OM BHUR BHUVAH SVAH
TAT SAVITUR VARENYAM
BHARGO  DEVASYA DHIMAHI
DHIYO YO NAH PRACODAYAT

2.      TEKS MRTYUNJAYA MANTRAM

OM ASATO MA SAD GAMAYA
TAMASO MA JYOTIR GAMAYA
MRTYOR MA AMRTHAM GAMAYA

3.      MAHA MRTYUNJAYA MANTRAM

OM TRYAMBHAKAM YAJAMAHE
SUGANDHIM PUSTI VARDHANAM
URVARUKAMIVA BHANDHANAT
MRTYOR MUKSIYA MAMRTAT

 

2 komentar:

Unknown mengatakan...

Makasih banyak artikelnya membantu saya dalam mata pelajaran pak ada gak buku onlainya tentang yoga

Aditya mengatakan...

Morre@ maaf buat buku online lom ada masih btu verikasi dulu dari anggota yoga tank komennya